Arsip untuk ‘Mutiara Hikmah’ Kategori

h1

The Power OF Zakat

Desember 23, 2008

Mama bercerita, tentang seorang teman papa yang tak putus dirundung malang, kaya cerita lama gitu deh..

Suatu ketika rumahnya habis dirampok orang, terus anak gadisnya sakit hingga harus menghabiskan uang banyak untuk berobat..terakhir stok padi nya yang baru panen di curi orang di gudang dan anehnya lg Cuma stok padinya yang dicuri..padi orang lain bahkan tak disentuh sama si pencuri itu..

Hm..begitu beruntun cobaan dalam hidup nya, tersiar berita yang nyaris meluncur menjadi gossip dari mulut ke mulut..(bau deh)..kalo si empunya ga pernah ngeluarin zakat setiap kali dia panen raya, padahal sawahnya begitu luas..

Zakat 2,5 %

Zakat 2,5 %

“Bila harta pencarian seseorang telah mencapai satu nisab dalam artian mencapai batasan dimana mengeluarkan zakat menjadi wajib baginya. Maka atas nama wajib tidak dilaksanakan dosa akan bertumpuk-tumpuk..ketamakan akan menjadi kebiasaan, berfikir berzakat akan mengurangi hartanya..”

Gitu kata mama ku sayang, I think yes..pernah belajar dulu, kalo dalam harta yang dititipkan Allah sama kita, banyak ato sedikit ada hak orang lain disana, ada hak fakir miskin, hak anak yatim dan lainnya.

Mungkin tentang nisab dan jenis zakat bisa blog reader Tanya sama om google kali yah, soale lengkap disono..kalo Zahra mah Cuma pengen cerita aja tentang kisah yang mudah2 an ada mutiara hikmah disana..

Kembali ke Laptop, orang yang tidak terbiasa berzakat akan semakin diuji Allah dengan harta yang berlimpah, kemakmuran dan kemewahan..hm..most of them obey the sign..

Zakat sebenarnya wujud dari rasa syukur, rasa terimakasih kepada Allah atas nikmatnya..membersihkan harta kita dari riba, Allah tidak meminta sebagian dari nikmatnya itu dikembalikan kepadaNya dalam bentuk deposito berjangka atau emas batangan..tapi Allah menyuruh kita untuk membagi sedikit nikmat itu( hanya 2,5 %) kepada orang-orang yang pantas menerima zakat..

Mereka merasa berzakat akan semakin mengurangi harta mereka, rasa sayang kepada dunia membuat mata hati mereka tertutup untuk melihat duka orang lain, atau sekedar menjalankan kewajibannya…alhasil Allah yang Maha Besar berbicara dengan caranya sendiri..peringatan satu ga mempan, peringatan dua ga ngeh juga ya udah..Allah mengambil zakat orang itu dengan cara memberikan peringatan akhir..berupa musibah..entah untu dirinya sendiri, hartanya, anak dan istri yang dicintainya..

That’s the point guys..the power of zakat..Allah berjanji untuk manusia yang bersyukur..Allah akan menambah lebih banyak nikmat untuk hambanya itu..

From..my Greatest Mother..for my Lovely Blog reader..

Semoga kita selalu mendapat Ridho Allah SWT..Amien..

h1

GET Married…

Desember 18, 2008

Ring

Ring

Get Married…

Bukan film layar lebar yang dibintangi Nirina Zubir yang daku mau bahas disini, cuma mau mengucapkan syukur kepada Allah atas nikmat nya kepada salah seorang sahabat kami.

Mulyawan sentosa dan Kiki Amalia, akan melangsungkan pernikahan nya di Bangka Belitung pada Hari minggu 21 Desember 2008. Mul sering sms bilang kapan nyusul? ya saya jawab lagi nunggu waktu yang tepat..ya memang belum ketemu hari baik bulan baik untuk menentukan hari dimana saya akan melepaskan masa lajang…

Teringat suatu percakapan singkat dengan Mul waktu browsing di TLP, mul bertanya kenapa disini orang yang membina suatu hubungan selalu berakhir ketika pulang ke daerahnya masing-masing?..ya saya jawab seperti hal nya diri saya sendiri, saya butuh orang yang selalu ada buat saya, yang rela mengarungi 7 samudra dan 7 daratan hanya demi diriku seorang..tapi ternyata semua tidak mungkin karena orang seperti itu tak pernah saya temui dalam hidup saya, sampai hari saat ini baru ketemu..he..hee..

Mul menjawab mungkin blm ketemu aja katanya, dan saya menambahkan sebagai seorang wanita kami akan melihat komitmen dan pengorbanan si pria sejauh mana, itu penting buat kita sebagai wanita karena dari situ kita bisa lihat seberapa berharga kita buat pasangan kita..seberapa banyak waktu yang dia habiskan utuk kita…

An amazing news i heard last week, Mul teman baik saya dari Banten dan sudah saya anggap seperti saudara karena saya suka memanggilnya Sodara akan menikahi temen satu kampus kami Kiki yang asal daerah nya hampir di sabang sana. Kiki orang Bangka Belitung Kepulauan Riau.

Subhanallah, Maha Suci Allah yang Menganugrahkan cinta yang kuat untuk mereka. Mul akhirnya membuktikan perkataannya bahwa dia bisa mencintai seorang wanita dengan bertanggung jawab terhadap cintanya walau 7 samudra menghalangi jarak mereka… Saya belajar dari ini, bahwa jarak bukan suatu hal yang besar untuk membuat cinta indah, bahkan membina keluarga sang sakinah…

Selamat menempuh hidup baru sahabatku, semoga kalian berdua terikat dalam cinta kasih suci karena Allah selamanya..dalam ikatan rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warahmah..

Maaf ya ga bisa menghadiri pernikahannya, habis jauh sich..tp doa restu kami selalu bersama kalian..

By : Zahra 2008

h1

WISUDA DIII DAN DIV TEDC BANDUNG 2008

Desember 9, 2008

Liputan Wisuda DIII dan D IV Politeknik TEDC Bandung

22 November 2008

Cimahi Jawa Barat

Berangkat dari Padang tanggal 20 November pukul 8.30. sampai di Bandara Internasional Minang Kabau pukul 9.30 wib. Perjalanan dari Pariaman ke padang sekitar 60 km memakan waktu kira2 satu jam. Jadwal pesawat ke Jakarta jam 10.10 wib, biasanya naek Lion Air tu suka delay deh, tapi ternyata kali ini lumayan ontime sodara-sodara. Tepat pukul 10.10 saya dan rombongan menaiki pesawat.

selesai-sidang-senat

Eits bocor juga deh rahasianya, jadi gini loh..Kebetulan Bagian Humas Pemko Pariaman ada acara Studi Banding ke Kota Cimahi. Nah tunanganku tersayang kan berkantor disana dan menjadi salah satu staff pemko pariaman. Bukan disengaja lo sodara-sodara, ini murni kebetulan..kata orang sih kebetulan tu ga ada. Ya Allah yang Maha Pengasih memudahkan jalan saya untuk bisa jauh-jauh datang dari ke padang ke kota kembang ini. Jadi saya dititip sama orang-orang pemko biar bias bareng ke cimahi. Alhamdulillah jarak pemko cimahi ke TEDC bandung dekat sekali, Cuma naik ojek aja juga nyampe.

Sampai di Jakarta kita tidak langsung bertolak ke bandung, ada beberapa urusan yang harus diselesaikan oleh beberapa anggota rombongan. Sehingga kepala rombongan kita memutuskan untuk berangkatnya besok pagi. Kami semua menginap di hotel Grand Menteng. Saya sekamar dengan Ibu Nani, salah seorang staff pemko yang the only one woman. Yaa.. daripada sendirian jadi enak ada yang nemenin.

Malam setelah nyampe di cimahi persisnya hari jumat, saya dan teman-teman langsung ikut acara gladi resik. Ya sekedar tahu prosesi upacara besok seperti apa. Tapi saya ga ikut acara nya sampai selesai karena banyak yang tidak serius, jadi laaaaaaaaama pisan euy…

Besoknya dengan bermodal cinta..he..hee, maksudnya kebaya warna item manis yang transparan, dibalus kemben warna merah, jilbab merah dan korsase bunga warna merah juga..hmm..black and red gitu lah lebih kurang temanya.

Acara dimulai jam 8 pagi, sakral, khidmat dan rame banget…sebelum acara sempet sih jepret2 dikit. Tapi pas acara mulai ga bisa lagi..ga bias gerak boow..jam 8.30 senat yang memimpin sidang diketuai oleh direktur Politeknik TEDC bandung bapak Radjin Ginting sekaligus membuka acara wisuda. Wisuda kali ini diikuti lebih dari 400 wisudawan dari semua jurusan, pegel deh pokoknya..

Acara berlangsung dengan lancar, tapi ada insiden lucu pas acara sudah dibubarkan moderator,tim senat yang membawa tongkat TEDC Bandung jatuh toganya..hi..hii…

Selesai acara, tunanganku yang dengan setia mendampingi ku mendokumentasikan acara wisuda kami, foto-foto dengan teman-teman, dia paling banyak foto in aku sendirian ampe bosen sendiri difoto..he..hee, foto berdua juga ada..

The point is syukur Alhamdulillah pada Allah yang maha Kuasa, Thanks God..for the Greatest miracle in my life.

Nih Koleksi foto Wisuda nya…Enjoy It…


h1

PUTRI…

Juli 29, 2008
Gadis KEcil

Gadis KEcil

Pariaman, 29 July 2008

PUTRI

Jadwal saya mengajar komputer di SMK hanya 3 hari, hari rabu pagi, kamis siang dan sabtu sepanjang hari. Jika tidak sedang mengajar saya mengurus warnet yang baru saja kami buka. Tepat hari senin kemarin, saya ingin bercerita tentang putri..sosok seorang gadis peminta-minta yg baru kelas 3 SD, dengan jilbab putihnya yang kumal dan membawa sebuah ember kecil.

Setiap hari dia pasti datang ke warnet, mengucapkan assalamualaikum dan saya biasa memberinya sedikit uang, karena saya percaya di dalam rejeki yang dititip Allah pada saya ada bagian yang menjadi hak putri dan yang lain.

Putri sepertinya tidak terurus, terlihat dari badannya yang “kucel” bahkan cenderung sedikit kotor, tp mungkin begitulah nasib anak peminta-minta, dengan wajah yang kasihan dia mengucapkan salam dan menengadahkan ember kecilnya pada setiap orang yang dia rasa pantas.

Ironis memang, anak yang seharusnya memiliki masa kecil yang bahagia harus hidup mengemis dari orang, yang saya prihatinkan hanya kelak jika dia dewasa yang selalu terberkas di benaknya adalah rasa rendah diri, karena dari kecil hidupnya mengemis kepada orang lain.

Tapi bukan hanya itu, sosok putri memang menarik perhatian saya tapi sedihnya saya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa memberinya sedikit uang kecil..itu saja. Karena untuk mengurus hidup saya pun ada banyak tanggung jawab dalam keluarga saya.

Suatu hari putri masuk ke warnet dan mengatakan, “kak, boleh saya main seribu saja?”, mungkin karena saya memasang tarif Rp 500/ 10 menit untuk warnet saya. Saya bilang masuk aja, lalu saya mengajarkan putri cara bermain feeding frenzy. Dia kelihatan sangat senang…dari situ saya tau namanya putri. Melihatnya tertawa senang membuat hati saya jauh lebih senang, senang rasanya bisa membuat putri merasa seperti orang-orang lainnya. Dia bisa bermain komputer dan menikmati ruangan full AC yang sejuk.

Dari hasil interview, ternyata putri tinggal dengan orang mau menyekolahkan putri, bukan keluarganya hanya saja dia mau memberi tempat tinggal dan sekolah untuk putri. Saya lega ternyata putri masih bersekolah, tidak terbayang bagaimana nasibnya nanti jika dia tak pernah sekolah. Dan uang hasil minta-minta ternyata dia berikan kepada ibunya yang tinggal di kabupaten, setiap sore dia pulang dan memberikan uang itu, putri bercerita ayahnya sudah menikah lagi dan sekarang tidak pernah memperdulikan keluarganya, putri mempunyai 2 orang adik, sebagai anak pertama mungkin dia punya tanggung jawab lebih terhadap keluarga. Anak sekecil itu harus menanggung beban karena ayahnya. Terlihat jelas nada kebencian ketika putri bercerita tentang orang yang meninggalkan ibunya demi perempuan lain.

Tragis memang…sementara saya terus prihatin dengan hidupnya putri terus bermain game sampai bill mencapai Rp 2000, saya bujuk dia untuk pulang karena tidak baik dia lama-lama bermain. Saya takut dia ketagihan bermain game. Selesai bermain putri tampak senang sekali…di mengeluarkan uang Rp. 2000 rupiah dan saya menolaknya, saya bilang bawa saja dan putri berterimakasih akan hal itu.

Cerita ini bukan untuk menunjukkan betapa dermawannya saya, hanya saya ingin berbagi kepada seluruh blog reader saya, bahwa pelajaran dari hidup orang lain akan sangat berharga sebagai guru kita, tidak perlu kita menjadi objek kegagalan sehingga orang bisa belajar dari kita, tapi sebelum kita melakukam kesalahan belajarlah dari pengalaman orang lain.

Bukankah suatu hari nanti kita akan menjadi orang tua, menjadi ibu atau ayah..dengan ini semoga kita bisa belajar bahwa tanggung jawab orang tua ada untuk anaknya dunia dan akhirat, selain itu kita bisa belajar lebih bersyukur lagi, ketika kita melihat hidup kita jauh lebih beruntung dari orang lain. Semoga keberuntungan kita tidak membuat kita melupakan sesama.

Semoga Allah meridhoi kita semua…Amin

By : Zahra

h1

Untukmu Sahabat ku..

Juli 23, 2008
I Love my friends

I Love my friends

UNTUKMU SAHABAT!!!

Ya Allah,

Sahabat saya tak seperti sahabat Nabi saw,

Sahabat Nabi setia di sisi,

Sahabat saya datang dan pergi.

Ya Allah,

Saya muhasabah, menerawang sendiri,

Dari kecil ke saat ini,

Ramai sudah bertandang di hati,

Ramai juga yang datang dan pergi.

Ya Allah,

Sahabat ketawa, saya gembira,

Sahabat sayu, saya syahdu,

Sahabat layu, saya pilu,

Sahabat cemerlang, saya gemilang.

Ya Allah,

Kekurangdewasaanku, dan segala keterbatasan di diriku

Kebodohanku, dan segala kekhilafanku

Seringkali menjadi jalan buntu persahabatan

Namun, lagi-lagi anugerahMu begitu indah

Mereka kembali tampil sebagai jembatan kebahagiaan

Penuntun ke arah kedewasaan

Menyadarkanku dari segala khilaf

Dan kembali membuatku tersenyum menatap diri sendiri

kalianlah sahabat-sahabatku, jembatan cinta hidup ini

Ya Allah,

Silaturrahiim kami, ukhwah fillah,

Bermusuh kami, na`uzubillah,

Berpisah mati, inshaAllah,

Pengubat hati, do`a rabitah..

Ya Allah,

Kawan saya, sahabat saya,

Rahmatilah kami semua meniti usia,

Terpisah kami di alam nyata,

Temukan kami semua di taman syurga