Mama bercerita, tentang seorang teman papa yang tak putus dirundung malang, kaya cerita lama gitu deh..
Suatu ketika rumahnya habis dirampok orang, terus anak gadisnya sakit hingga harus menghabiskan uang banyak untuk berobat..terakhir stok padi nya yang baru panen di curi orang di gudang dan anehnya lg Cuma stok padinya yang dicuri..padi orang lain bahkan tak disentuh sama si pencuri itu..
Hm..begitu beruntun cobaan dalam hidup nya, tersiar berita yang nyaris meluncur menjadi gossip dari mulut ke mulut..(bau deh)..kalo si empunya ga pernah ngeluarin zakat setiap kali dia panen raya, padahal sawahnya begitu luas..

Zakat 2,5 %
“Bila harta pencarian seseorang telah mencapai satu nisab dalam artian mencapai batasan dimana mengeluarkan zakat menjadi wajib baginya. Maka atas nama wajib tidak dilaksanakan dosa akan bertumpuk-tumpuk..ketamakan akan menjadi kebiasaan, berfikir berzakat akan mengurangi hartanya..”
Gitu kata mama ku sayang, I think yes..pernah belajar dulu, kalo dalam harta yang dititipkan Allah sama kita, banyak ato sedikit ada hak orang lain disana, ada hak fakir miskin, hak anak yatim dan lainnya.
Mungkin tentang nisab dan jenis zakat bisa blog reader Tanya sama om google kali yah, soale lengkap disono..kalo Zahra mah Cuma pengen cerita aja tentang kisah yang mudah2 an ada mutiara hikmah disana..
Kembali ke Laptop, orang yang tidak terbiasa berzakat akan semakin diuji Allah dengan harta yang berlimpah, kemakmuran dan kemewahan..hm..most of them obey the sign..
Zakat sebenarnya wujud dari rasa syukur, rasa terimakasih kepada Allah atas nikmatnya..membersihkan harta kita dari riba, Allah tidak meminta sebagian dari nikmatnya itu dikembalikan kepadaNya dalam bentuk deposito berjangka atau emas batangan..tapi Allah menyuruh kita untuk membagi sedikit nikmat itu( hanya 2,5 %) kepada orang-orang yang pantas menerima zakat..
Mereka merasa berzakat akan semakin mengurangi harta mereka, rasa sayang kepada dunia membuat mata hati mereka tertutup untuk melihat duka orang lain, atau sekedar menjalankan kewajibannya…alhasil Allah yang Maha Besar berbicara dengan caranya sendiri..peringatan satu ga mempan, peringatan dua ga ngeh juga ya udah..Allah mengambil zakat orang itu dengan cara memberikan peringatan akhir..berupa musibah..entah untu dirinya sendiri, hartanya, anak dan istri yang dicintainya..
That’s the point guys..the power of zakat..Allah berjanji untuk manusia yang bersyukur..Allah akan menambah lebih banyak nikmat untuk hambanya itu..
From..my Greatest Mother..for my Lovely Blog reader..
Semoga kita selalu mendapat Ridho Allah SWT..Amien..






































